Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

Pencarian Data

 

WhatsApp Image 2019 09 20 at 1.56.00 PM

PALU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Luwuk bekerja sama dengan UPTD Loka Latihan Kerja Luwuk Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banggai menggelar kegiatan pelatihan keterampilan dan kemandirian kejuruan teknisi audio video dan pengelasan SMAW 3G pada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di aula Prof Baharuddin Lopa Lapas Klas II B Luwuk, Kamis (19/9).

Kegiatan itu turut dihadiri, diantaranya Wakil Bupati (Wabup) Banggai, Mustar Labalo dan Kepala Lapas Klas II B Luwuk, Soetopo Barutu.

Kepala Lapas mengatakan  tanpa adanya kepedulian WBP tidak akan mungkin kegiatan berjalan dengan baik, dan berharap pada WBP yang telah mengikuti pelatihan itu nantinya dapat bekerja setelah keluar dari lapas.

“Saudara sangat beruntung terpilih untuk mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja, karena ada ratusan narapidana yang ada di dalam (lapas). Dengan adanya pelatihan ini warga binaan dituntut untuk lebih aktif dan bertanya kepada tim pemberi materi agar nantinya memberikan  hasil yang terbaik,” kata Kepala Lapas.

Menurutnya, hasil pelatihan itu nantinya WBP akan diuji kompetensi untuk melihat tingkat kemampuan, serta akan diberikan sertifikat dari lembaga yang berwenang.

Selain itu, lapas juga akan memberikan kesempatan WBP kuliah di Unismuh. “Semua warga binaan diberi kesempatan tanpa adanya unsur paksaan dari pihaki lapas,” tutur Soetopo.

Wabup dalam arahannya mengaku jika sebelumnya Lapas Klas II B Luwuk telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Banggai agar seluh WBP mendapat bagian pada salah satu kegiatan pelatihan.

“Kita harus bersyukur mempunyai Kalapas yang selalu berusaha membangun lapas untuk lebih baik dan nyaman,” kata Wabup.

Wabup juga mengapresiasi inovasi Lapas Luwuk, yakni WBP kuliah Strata Satu (S1). Ditekankannya, standarisasi saat ini sangat penting, karena untuk bekerja seseorang harus memiliki sertifikasi tenaga kerja.

“Adanya pelatihan bekerjasama dengan UPTD BLK Dinas Tenaga kerja ini haruslah betul-betul dipelajari. Karena nantinya akan dilakukan uji kopentensi tingkat kemampuan warga binaan , tujuannya agar sertifikat tersebut bisa  berguna dalam melamar suatu pekerjaan yang berstandar nasional,” tutup Wabup (Humas Kanwil Sulteng)